KEMERO, Kelompok Belajar Robot

Kemero“He, kon iso’ ta nggawe robot?”
“Nek robot sing koyok gawe lombane arek-arek ngono kae ya iso’.”
“Halah, kemero kon!”
“Ncene aku anggotane KEMERO. Mulane iso’ merga sinau neng kana.”

Jika kalian faham dialek Surabaya, pasti tahu arti ‘kemero’ atau ‘kemeroh’, yaitu sok tahu. Tapi, KEMERO di sini bukan untuk sok-sokan, melainkan singkatan dari kelompok belajar robot. KEMERO resmi menjadi nama subkomunitas, bagian dari KOKARO. Anggotanya pelajar SMK KRIAN 2, Krian, Sidoarjo. Kerjasama pembelajaran robotika baru dimulai pada bulan Januari 2017 ini.

Alhamdulillah, bertambah 1 sekolah yang menjadikan robotika sebagai media pembelajaran bagi siswanya. Aayo, buat sendiri robotmu!

Posted in Berita | Tagged , | Comments Off on KEMERO, Kelompok Belajar Robot

Robot Kokaro di Jayapura Papua

Sebagai penutup tahun 2016, Kokaro mendapatkan kesempatan untuk sosialisasi robotika sebagai media pembelajaran bagi anak-anak di Papua. Kegiatan dikemas dalam bentuk pelatihan #RobotWorks diselenggarakan selama dua hari tanggal 20-21 Desember. Rumah Lebah, lembaga yang sudah lama berkecimpung di dunia pendidikan anak di Jayapura telah merencanakan pelatihan ini sejak dua bulan sebelumnya.

Cukup banyak orang tua yang ingin mengikutsertakan anaknya dalam pelatihan sehingga pelatihan dibagi menjadi beberapa sesi. Pembagian ini untuk efektifitas mengingat pesertanya anak-anak usia TK dan SD. Sesi pertama dan kedua masing-masing diikuti oleh 20 anak pada hari pertama. Sesi ketiga pada hari kedua diikuti oleh sekitar  30 anak. Mereka semua diajak belajar dengan proyek robot Rina, Si Penari Sederhana.

Sebelum pelaksanaan sesi ketiga, Yudanarko, Pendiri Kokaro menyempatkan melatih 9 orang pelajar SMA setempat untuk menjadi fasilitator komunitas dalam pembelajaran robotika. Materi yang dilatihkan masih berupa rancang bangun robot sederhana yaitu robot kendali manual Soccerman dan pengenalan robot otonomos dengan teknik obstacle avoider.

Semoga kegiatan sederhana ini menjadi pemantik semangat belajar generasi muda Indonesia di Papua. Aayo, buat sendiri robotmu!

Posted in Berita, Pelatihan | Tagged , , | Comments Off on Robot Kokaro di Jayapura Papua

Belajar Robot Jangan Selesai

Pelajaran bagi siswa kelas 4 SDIT Aluswah Pamekasan, Jawa Timur pada hari Rabu (2/11) kemarin diganti. Selama sehari mereka belajar keterampilan robotika. Mereka berkelompok dua-dua merakit robot sederhana SOCCERMAN.

RobotWorks Aluswah Pamekasan

Di akhir sesi pertama, mereka dipersilakan berkemas untuk sholat Dhuhur kemudian makan siang.

“Pak, jangan selesai dulu,” kata seorang siswa.
“Merakitnya kan sudah selesai dan kalian sudah mencobanya,” jawab Pak Guru.
“Tapi aku masih ingin main,” protesnya.
“Setelah istirahat kita lanjutkan. Robotnya perlu dihias. Lalu kita lomba ketangkasan,” kata Pak Guru.
“Oh ya?”

Dan, mata merekapun berbinar-binar.

Posted in Berita, Pelatihan | Tagged , | Comments Off on Belajar Robot Jangan Selesai

Kokaro, Komunitas Robot yang Bermunculan di Indonesia

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Komunitas Kampung Robot (Kokaro) berawal dari Kota Sidoarjo. Kini, komunitas serupa bermunculan di kota-kota lain seluruh Indonesia.

“Saat ini kami ingin memperluas layanan edukasi dan pemesanan rakitan robot ke seluruh Indonesia,” ujar Yudanarko, sang pendiri komunitas ini, saat ditemui di rumahnya, Kamis (13/10) pagi.

Dirinya berharap dengan adanya kokaro ini, dunia robotika di Indonesia bisa semakin berkembang melebihi negara lainnya, khususnya Jepang dan China.

Saat ini kokaro sudah tersebar di sebagian besar Pulau Jawa, dan Sidoarjo sebagai pusatnya. Sedangkan di luar pulau Jawa juga sudah terbentuk seperti Makasar, Tenggarong, dan Medan.

“Baru ini, Kota Kediri juga sudah mendirikan kokaro, setelah mengadakan acara workshop. Dan akhir bulan ini, giliran Kota Probolinggo juga akan membentuk komunitas robot. Di sana sudah ada orang atau guru yang sudah siap untuk melatih anak-anak, jadi mau dibuka sekalian,” jelas dia.

Dia menjelaskan bahwa robot-robot yang diproduksi Kokaro ini bersifat edukatif karena hanya memfokuskan untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat khususnya pemuda.

Robot di Kokaro ini dijalankan mulai dari menggunakan remote hingga pada pemakaian sensor. Sehingga muncul kata “Sinauro” sebagai ciri khas robot buatan Kokaro ini. Sinau artinya belajar, dan ro kependekan dari robot.

Saat ditanya masalah prestasi, dirinya menjelaskan bahwa lima tahun terakhir ini pihak sekolah binaannya telah mendapatkan juara di berbagai acara perlombaan. Terakhir yaitu SMP Progresif Bumi Sholawat Lebo, Sidoarjo, yang masuk dalam Kokaro, menjadi juara pada perlombaan Robot Tingkat Nasional.

Di sisi lain, Anton, selaku koordinator kokaro Sidoarjo mengatakan, bahwa sejak rumahnya dijadikan tempat produksi perakitan robot, banyak pesanan yang datang untuk dijadikan bahan praktek di sekolahan. Seluruh pesanan itu akan digarap anggota komunitas yang berada di sekitar daerahnya. “Harga robot kami bervariasi, dari Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu. Tergantung pada komponennya, semakin canggih maka semakin mahal,” ujar dia.

Bangunan yang terletak di seberang SDN Pilang, kira-kira 50 meter dari perempatan Pilang, Wonoayu, Sidoarjo sekitar 10 kilometer dari GOR Sidoarjo ini, menjadi ruang tersendiri untuk merakit robot-robot hingga siap digunakan masyarakat yang berminat untuk belajar membuat robot. Namun, Kantor komunitas ini berada di Graha Kuncara, Kemiri, Sidoarjo. (rizkyalvian/UTM)

Sumber: Bangsaonline.com

Posted in Berita | Tagged | Comments Off on Kokaro, Komunitas Robot yang Bermunculan di Indonesia

Bikin Robot Itu Mudah dan Murah

KOTA – Membuat robot ternyata tidak sulit. Biayanya pun murah. Hal ini yang disosialisasikan Komunitas Kampung Robot (Kokaro) di Alun-alun Sidoarjo kemarin (30/10).

Arief A. Yudanarko, penggagas Kokaro, mengajak masyarakat Kota Delta untuk membuat robot dari peralatan sederhana. Hanya dengan bermodalkan baterai, mainan mobil-mobilan, tripleks, bola pingpong, dan tutup botol, mereka sudah bisa membuat robot pemindah barang dan penari. “Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa robot bisa dibuat dengan peralatan sederhana,” ungkap Arief.

Robot Show CFD 1

Ajakan Arief dan kawan-kawan bak gayung bersambut. Cukup banyak anak-anak, mahasiswa, hingga dewasa yang tertarik membuat robot. Biayanya kurang dari 25 ribu. Komunitas ini berusaha agar robot lebih familiar di kalangan masyarakat. “Kita ubah persepsi mereka dulu, buat robot itu mudah dan murah,” katanya.

Ke depan, Arief bersama tim ingin membuat workshop on the spot dan lomba robot. Dengan begitu, semakin banyak anak muda Sidoarjo yang berkreasi membuat robot sederhana. (nov/rek) – Koran Radar Sidoarjo, 31 Oktober 2016.

Posted in Berita | Tagged , , | Comments Off on Bikin Robot Itu Mudah dan Murah