Workshop Smart Robot UGM

Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2012, KampungRobot.Net kembali diundang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kali ini yang mengundang adalah KMDEI Sekolah Vokasi UGM yang mengadakan kegiatan Workshop Smart Robot.

Seratusan peserta yang datang dari berbagai kota dan jenjang pendidikan hadir dalam kegiatan ini. Yudanarko membagikan pengalamannya merangsang pelajar SMP/SMA – karena selama ini jenjang yang dilayaninya adalah sekolah – untuk mampu merancang robot mulai dari yang sederhana hingga yang cerdas. Menurutnya, kata kunci robot cerdas adalah sensor sebagaimana manusia mempunyai alat indera, baru kemudian adanya otak yang dapat kita beri program kecerdasan buatan. Semakin banyak atau tinggi kemampuan sensornya, maka potensi kecerdasannya semakin baik karena robot mampu dibuat mengenali lingkungannya dengan lebih baik. Data yang didapatkan terhadap kondisi lingkungannya bisa lebih banyak. Semakin banyak data maka semakin besar potensi kecerdasannya.

Ini sama dengan kita manusia (karena memang robot dikembangkan untuk meniru manusia). Semakin banyak data yang bisa kita miliki atau akses, maka semakin baik informasi yang kita hasilkan. Kita membutuhkan informasi yang baik (bermutu) untuk dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Kemampuan memutuskan dengan benar dapat diartikan sebagai kecerdasan.

Posted in Berita, Pelatihan, Seminar | Tagged | Comments Off

Smart Robot for Smart Life

workshop smart robot ugmSekolah Vokasi UGM akan mengadakan pelatihan bertema Smart Robot for Smart Life yang insya Alloh dilaksanakan pada tanggal 10 November 2012 yang akan datang.

Ada tiga pemateri yang akan mengisi acara tersebut, yaitu Dr. Endra Pitowarna pakar robotika dari PENS, Wimmy Hartawan alumnus UGM yang aktif dalam pengembangan robotika, dan Arief A. Yudanarko alumnus PENS yang pernah mengikuti Robocon 1995 Osaka dan aktif dalam pengembangan robotika bagi sekolah-sekolah.

Posted in Pelatihan, Seminar | Tagged | Comments Off

Visibot Series 3: Visiobot

visiobot

Visiobot menggunakan limit switch sebagai sensor sentuhan.

Proyek robot dalam serial Visibot – very simple robot (robot sangat sederhana) – yang ketiga ini saya namakan Visiobot yang merupakan singkatan dari Very Simple Obstacle Avoider Robot (robot penghindar rintangan sangat sederhana). Sesuai namanya sebagaimana nama-nama robot dalam serial Visibot ini, kemampuan Visiobot ini adalah menghindari rintangan yang menghalangi jalannya. Dan, mudah sekali ditebak bahwa Visiobot termasuk kelompok autonomous analog mobile robot.

Teknik menghindari rintangan yang menghalangi jalan merupakan satu di antara beberapa teknik dasar bagi mobile robot yang otonomos. Sebelumnya, kita telah membuat Visilife pada serial Visibot kedua yang menggunakan teknik mengikuti sumber cahaya. Konsep dasar kedua robot ini mirip, bahkan dengan Visibot pertama Soccerman pun mirip, yaitu bagaimana menjalankan robot yang berada pada keadaan lingkungan tertentu.

Tertarik membuatnya? Panduan pembuatannya pun sebenarnya sudah tersedia banyak di berbagai situs dengan nama yang berbeda-beda. Atau, coba cari di youtube.com dengan kata kunci build easy robot, ada video panduannya di sana.

Mudah dan murah, sesuai dengan motto saya di KampungRobot.Net. Sengaja saya memilih motto mudah dan murah, dan membuat serial Visibot ini untuk membuktikan bahwa kita bisa membuat robot.

Selamat mencoba. Aayo, beli buat sendiri robotmu!

Posted in Proyek Robot | Tagged , , | Comments Off

Dukung Proyek Robot Mudah dan Murah

Komputek794Tulisan berikut diambil dari rubrik Profil Tabloid Komputek Edisi 794 Minggu ke-4 September 2012, yang berisi wawancara Mas Sigit dari Komputek dengan Yudanarko, pendiri KampungRobot.Net.

Arief A. Yudanarko punya keinginan yang kuat untuk memajukan edukasi robot di Indonesia. Pria kelahiran Bojonegoro 37 tahun silam ini lebih dikenal dengan nama Yuda Robot, karena dunia robot yang melekat pada dirinya sejak masuk bangku kuliah. Negeri Sakura jadi tempat pertama, ia belajar robot. Karena pengalaman dan prestasi bapak dari Zayd dan Khonsa ini, tak jarang ia diundang sebagai pembicara di beberapa workshop tentang robot di sekolah-sekolah dan instansi terkait. Kini dengan komunitas robot yang ia miliki, visinya memajukan dunia pendidikan dalam dunia robot sudah tepat, tinggal dukungan pemerintah untuk memuluskan jalan. Berikut wawancara kami dengan beliau.

Pertama-tama bisa perkenalkan diri Mas Yuda kepada pembaca Komputek, dan latar belakang Anda?

Sejak aktif sosialisasi robot di sekolah-sekolah, teman-teman memanggil saya Yuda Robot. Ini untuk membedakan dengan nama Yuda atau Yudha yang lain karena di lingkungan saya saja ada beberapa orang yang nama panggilannya Yuda.
Saya menghabiskan masa kecil di daerah Bojonegoro, di pinggir bahkan di tengah hutan di sekitar Bengawan Solo karena ayah saya, Soeprijono seorang pegawai Perhutani. Kedekatan pada alam dan kegemaran untuk membuat mainan bersama teman-teman di masa kecil rupanya begitu kuat pengaruhnya sehingga sampai sekarang masih suka mengutak-atik mainan.

Continue reading

Posted in Berita | Tagged , | Comments Off