Nilai Karakter pada Rumus

Pendidikan karakter sudah menjadi perhatian Komunitas Kampung Robot (Kokaro) sejak awal berdirinya. Di antara nilai karakter hasil kajian tafsir rumus a la Komunitas Kampung Robot adalah seperti berikut ini.

V = I x R

 

V: tegangan atau potensial listrik.
I: arus atau jumlah muatan listrik yang mengalir.
R: hambatan pada penghantar.

Kalau kamu punya potensi besar tapi hambatan dalam dirimu pun besar, maka hanya sedikit yang bisa kamu berikan bagi sekitar.
Maka, singkirkan hambatan agar lebih banyak yang bisa kamu alirkan, tularkan, bagikan untuk menyulut semangat hingga terbakar.

Posted in Catatan, Pendidikan Karakter | Comments Off

Ayo Berkenalan dengan Komunitas Kampung Robot

Berikut ini adalah tulisan dari POSTER.

RobotCamp pengisi liburan, salah satu upaya Komunitas Kampung Robot dalam memperkenalkan robot ke anak-anak sejak usia dini.

RobotCamp pengisi liburan, salah satu upaya Komunitas Kampung Robot dalam memperkenalkan robot ke anak-anak sejak usia dini.

Bila sebelumnya pembuatan robot didominasi oleh negara Jepang dan Amerika, kini Indonesia pun sudah memiliki kemampuan untuk menciptakan alat elektronik ini. Mari berkenalan dengan Komunitas Kampung Robot yang berpusat di Sidoarjo, Jawa Timur. Komunitas ini didirikan oleh Arief A. Yudanarko, yang memiliki ketertarikan terhadap robot sejak usia dini. Ketika kuliah, ia dan teman-temannya terpilih mewakili Indonesia pada Robocon (perlombaan robot yang menjadi cikal-bakal Kontes Robot Indonesia) pada tahun 1995 di Osaka, Jepang. Dari sinilah, sang pembimbing, Takashi Tsuzuki, berpesan kepada Yudanarko agar kelak memperkenalkan robot kepada anak-anak atau sekolah sebagai bentuk sosialisasi teknologi sejak dini. Totalitasnya di bidang robotika juga semakin bertambah berkat dukungan DR. Eng. Indra Adji Sulistijono, dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, yang juga anggota iPhone Developer University Program. Berikut adalah obrolan santai Poster bersama dengan Yudanarko.

Bagaimana Komunitas Kampung Robot bisa berdiri?
Sebelum berbentuk komunitas, saya terlebih dahulu mendirikan lembaga pengembangan teknologi bernama Cerdikia untuk membina minat anak-anak di bidang teknologi. Tahun 2001, sebuah SD di Surabaya menawari saya mengajar ekstrakurikuler elektronika yang kemudian saya ubah menjadi ekstrakurikuler robotika. Peminatnya semakin banyak sehingga saya perlu merekrut tenaga pengajar. Tahun-tahun berikutnya, seiring dengan semakin gencarnya ekspos media tentang perkembangan robotika di dunia dan tanah air, semakin banyak sekolah yang membuka ekstrakurikuler robotika. Di luar sekolah juga bermunculan lembaga kursusnya.
Agar lebih terbuka untuk mewadahi mereka yang tertarik belajar dan mengajar robotika, Cerdika saya ubah menjadi Komunitas Kampung Robot. Continue reading

Posted in Berita | Tagged , | Comments Off

Merancang Robot Line-Tracer Analog

Gambar 2.1 Robot XLITE yang dikembangkan oleh Komunitas Kampung Robot untuk media pembelajaran robot line-tracer analog.

Gambar 1. Robot XLITE yang dikembangkan oleh Komunitas Kampung Robot untuk media pembelajaran robot line-tracer analog.

Salah satu teknik di antara berbagai macam teknik yang dipergunakan pada mobile-robot otonom adalah teknik line-tracer, yaitu teknik penyusuran garis sebagai panduan jalannya robot. Robot line-tracer – atau disebut juga line-follower – ada banyak macamnya, mulai dari yang sangat sederhana hingga yang rumit. Walau hanya menyusuri garis, robot line-tracer analog atau LTA sangat menarik dan membuat banyak orang tetap penasaran. Apalagi yang sudah menggunakan pengendali-mikro (microcontroler) dan pemprograman. Maka, tak mengherankan jika perlombaan untuk kategori robot ini terus ada setiap tahun di seluruh dunia. Ada perlombaan robot yang semata-mata line-tracer seperti Robot Race atau Maze Solving, namun tak sedikit yang menggunakan prinsip line-tracer sebagai bagian dari robot yang lebih kompleks seperti pada ABU Robocon atau KRI. Continue reading

Posted in Proyek Robot | Tagged , | Comments Off

Mahasiswa ATKP Belajar Radar dengan Robot SINAURO

kokaromakassar_radar_atkpSalah satu peralatan penting dalam dunia penerbangan adalah radar. Kata ‘radar’ yang merupakan dari singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris Radio Detecting and Ranging adalah alat yang memakai gelombang radio untuk mendeteksi jarak, kecepatan, dan arah benda yang bergerak atau benda yang diam. Alat ini biasanya dipakai dalam penerbangan dan pelayaran.

Karena biaya pengadaan peralatan radar untuk pembelajaran dirasa cukup mahal, maka Erdin Kamarudin, pengajar di Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan – ATKP Makassar yang juga pegawai ATC Bandara Sultan Hasanuddin mencari jalan agar para mahasiswanya di semester 6 dapat dengan mudah memahami implementasi radar. Akhirnya, Erdin yang mengikuti Pelatihan Instruktur Kokaro Angkatan I pada November 2013 menggunakan modul robot SINAURO untuk media pembelajaran di kelasnya. Continue reading

Posted in Berita | Tagged , , | Comments Off