Penasaran Robot PENS, Kampung Robot Makassar Adakan Kunjungan

EEPIS-Online, Untuk menjembatani anak-anak bangsa mengekspresikan keahlian non-akademik mereka, Jumat (14/03) lembaga Global Insan Cendikia Makassar lakukan kunjungan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Kunjungan yang baru pertama kali dari mereka ke PENS ini diikuti siswa dari jenjang SD hingga SMP.

Sebagai tujuan pertama setelah lakukan perjalanan selama 1,5 jam, rombongan asal Makassar ini membeberkan bahwa kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan sebelum esok hari bertanding dalam ajang Java Robot Contest V yang dilaksanakan di PENS. Continue reading

Posted in Berita | Tagged , , | Comments Off

Pelajar SD Trenggalek Tidak Mau Ketinggalan

Berita lama, tapi baru kamu ketahui kalau ada di Youtube. Kegiatan Komunitas Kampung Robot di Trenggalek.

Berita Trenggalek, 6 Pebruari 2014

Dunia teknologi kini berkembang sangat pesat, begitupun juga dengan perkembangan teknologi robotika. Robot yang dulu dianggap mahal dan hanya orang dewasa yang menggelutinya kini telah berbeda. Beberapa siswa SD Islam Mutiara Umat di Ds. Ngadisuko Kec . Durenan Kabupaten Trenggalek ternyata mampu merakit robot sederhana dengan bantuan guru pembimbing. Continue reading

Posted in Berita | Tagged , , , | Comments Off

Dari Manual ke Otomatis

Bagaimanakah cara membuat robot otomatis dan apa yang dibutuhkan?

Pada pembahasan sebelumnya, kita sudah belajar prinsip sederhana kendali robot manual, yaitu menggunakan saklar 3 posisi untuk mengubah kutub tegangan baterai yang disalurkan ke motor DC sebagai penggerak robot. Tuas saklar masih digerakkan secara manual oleh kita manusia sebagai pengendali robot.

Kali ini, kita lanjutkan dengan prinsip sederhana kendali robot otomatis. Salah satu teknik dalam pengembangan teknologi adalah substitusi, yaitu mengganti bagian atau komponen yang fungsinya sama namun tekniknya berbeda. Cara kerja robot yang akan kita bangun di sini masih sama dengan sebelumnya, namun saklarnya kita ganti dengan limit-switch (kadang disebut juga micro-switch). Limit-switch sama seperti saklar pada umumnya, ada kaki-kaki untuk disambungkan ke sumber tegangan atau komponen lainnya dan ada tuas untuk mengubah kondisinya. Biasanya jumlah kakinya ada 3 yang diberi nama C, NO, dan NC. Tuasnya terhubung ke pegas sehingga setelah ditekan ia kembali ke posisi semula. Continue reading

Posted in Proyek Robot | Tagged , , | Comments Off

Bikin RoboCob, Ajak Pemilih Pemula Tak Golput

Tepat 3 hari yang lalu, Komunitas Kampung Robot bersama Komunitas #Cakep_Itu_Indonesia – Cakepers – berkunjung ke kantor Koran Radar Sidoarjo. Berikut beritanya.

Menjelang Pemilu 2014, komunitas Cita Rasa Kebaikan Pelajar (Cakep) membikin Robot Coblos (RoboCob). Robot yang bisa memeragakan mencoblos gambar itu dipertontonkan di kantor Radar Sidoarjo, Senin (3/3).

“Kami membuat RoboCob untuk mengajak para pelajar yang merupakan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 9 April mendatang. Jadi kami berharap tidak ada yang golput (tidak memilih, Red),” ujar Arief Andhi Yudanarko pelopor Kampung Robot Sidoarjo yang memimpin rombongan Cakep. Continue reading

Posted in Berita | Tagged , , , | Comments Off

Radar Sidoarjo: Kembangkan Team Work dan Character Building

Pelan tapi pasti, penggemar robot kian menjamur di Kota Delta. Tak hanya anak-anak atau mahasiswa, dunia robotika ini pun digandrungi orang dewasa. Robotika pun menjadi hobi yang produktif.

Di Sidoarjo, para pecinta robot bahkan punya komunitas yang disebut Kampung Robot. Tidak sebatas merakit atau beradu keterampilan, beberapa anggota komunita juga membagikan ilmu mereka sebagai guru ekstrakurikuler di beberapa sekolah.

Kampung Robot berdiri sejak 2011 atas gagasan Arief Andhi Yudanarko, Anton Widarmono, dan Farizki Yuniartio. Ketiganya merasa terpanggil untuk mengembangkan komunitas pecinta robot yang mulai menjamur. “Sebab, belum ada wadah di Sidoarjo saat itu,” katanya. Continue reading

Posted in Berita | Tagged | Comments Off

Koran Tempo: Robot-robot dari Sidoarjo

Bangunan seperti kios itu terletak persis di seberang SDN Pilang, kira-kira 50 meter dari perempatan Pilang, Sidoarjo, Jawa Timur. Di ruang yang agak lebih luas daripada garasi mobil itu, tampak lima remaja sedang sibuk memainkan solder untuk memperbaiki robot rakitannya pada pertengahan Februari lalu. Arief A. Yudanarko, yang biasa dijuluki Yuda Robot, mengawasi mereka.

Itulah “pabrik” Komunitas Kampung Robot, komunitas robotika yang digagas Yudanarko, pengajar robotika lulusan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Kantor komunitas itu berada di Graha Kuncara, Kemiri, Sidoarjo. Tapi di “kios” inilah robot-robot itu dibikin hingga siap digunakan oleh masyarakat yang berminat untuk belajar membuat robot. Continue reading

Posted in Berita | Tagged | Comments Off